Promo Pembuatan Brand

Segera hubungi kami untuk detail promo pembuatan brand baru. Berlaku hanya untuk bulan ini saja.

maklon

Perbedaan Maklon, OEM, dan ODM: Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?

Dalam dunia bisnis manufaktur, sering terdengar istilah Maklon, OEM, dan ODM. Ketiganya sama-sama berkaitan dengan proses produksi yang dilakukan pihak ketiga, namun memiliki perbedaan penting dalam hal konsep, kontrol produk, dan strategi bisnis.

Bagi Anda yang ingin memulai usaha kosmetik, makanan, minuman, atau suplemen kesehatan, memahami perbedaan istilah ini sangat penting agar tidak salah memilih model bisnis yang sesuai.

Apa Itu Maklon?

Maklon adalah layanan produksi di mana sebuah perusahaan membuat produk sesuai pesanan klien dengan merek milik klien tersebut.

  • Formula: Bisa disediakan oleh perusahaan maklon atau berdasarkan request klien.
  • Merek: Menggunakan brand klien.
  • Cocok untuk: UMKM, startup, atau pebisnis yang ingin fokus pada pemasaran tanpa repot memikirkan produksi.

Contoh: Anda ingin meluncurkan produk collagen drink dengan merek sendiri. Perusahaan maklon akan membuatkan formula, memproduksi, hingga mengurus izin edar seperti BPOM dan halal.

Apa Itu OEM (Original Equipment Manufacturer)?

OEM adalah sistem produksi di mana perusahaan manufaktur membuat produk sesuai desain dan formula dari klien, kemudian dipasarkan dengan merek klien.

  • Formula & desain produk: Disiapkan oleh klien.
  • Merek: Tetap milik klien.
  • Cocok untuk: Perusahaan yang sudah punya R&D (research and development) sendiri, tapi tidak punya fasilitas produksi.

Contoh: Sebuah perusahaan sudah memiliki formula vitamin C unik. Mereka menyerahkan resep tersebut ke pabrik OEM untuk diproduksi massal.

Apa Itu ODM (Original Design Manufacturer)?

ODM adalah layanan produksi di mana perusahaan manufaktur sudah memiliki produk siap pakai (formula, desain, hingga kemasan), lalu klien hanya tinggal menggunakan merek sendiri.

  • Formula & desain: Sudah tersedia dari pihak ODM.
  • Merek: Bisa langsung pakai merek klien.
  • Cocok untuk: Pebisnis yang ingin masuk pasar dengan cepat tanpa riset produk yang panjang.

Contoh: Pabrik ODM sudah punya produk kopi instan dengan varian rasa unik. Klien hanya tinggal menempelkan brand mereka di kemasan.

Tabel Perbandingan Maklon, OEM, dan ODM

AspekMaklonOEMODM
Formula produkDari pabrik maklon atau request klienDisediakan klienSudah tersedia dari pabrik ODM
MerekMilik klienMilik klienMilik klien
R&D (riset produk)Bisa disediakan pabrikDari klienDari pabrik ODM
Biaya awalLebih hematLebih besar (butuh R&D sendiri)Lebih hemat (produk siap pakai)
Waktu ke pasarRelatif cepatLebih lama (butuh pengembangan formula)Sangat cepat (produk langsung dipasarkan)
Cocok untukUMKM, startup, influencerPerusahaan dengan tim R&DPebisnis pemula, brand yang butuh kecepatan

Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?

  • Pilih Maklon jika Anda baru memulai bisnis, ingin punya produk dengan brand sendiri, tapi tidak punya formula atau fasilitas produksi.
  • Pilih OEM jika Anda sudah memiliki riset produk unik dan ingin diproduksi massal oleh pihak ketiga.
  • Pilih ODM jika Anda ingin masuk ke pasar dengan cepat tanpa harus repot riset, cukup fokus pada pemasaran.

Maklon, OEM, dan ODM adalah tiga model produksi yang berbeda, masing-masing punya kelebihan dan kelemahan. Untuk UMKM dan pebisnis baru, jasa maklon biasanya lebih ideal karena lebih praktis, hemat, dan sudah mencakup legalitas produk.

Sementara itu, OEM dan ODM lebih cocok untuk perusahaan yang sudah memiliki strategi produk spesifik atau ingin memperluas portofolio dengan cepat.